Kemendikdasmen Pastikan Keberlanjutan Murid Berprestasi Lewat Beasiswa Talenta Indonesia

“Beasiswa di sini adalah bagian dari apresiasi, sekaligus upaya untuk mengembangkan. Jadi, manajemen talenta tidak berhenti satu siklus, tapi menjadi suatu loop, proses yang terus-menerus berkelanjutan, sampai harapannya anak-anak tersebut nantinya dapat berkontribusi bagi masyarakat sekitarnya, bagi Indonesia,” ujar Irene di Tangerang Selatan, Minggu (1/3).

Komitmen tersebut diperkuat melalui dua kebijakan strategis, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 16 Tahun 2026 tentang Standar Penyelenggaraan Ajang.

Dalam forum tersebut, Irene juga menegaskan bahwa penguatan talenta harus selaras dengan prinsip Pendidikan Bermutu untuk Semua, termasuk bagi murid di wilayah 3T Ia menegaskan bahwa prestasi tidak boleh terpusat di wilayah tertentu, melainkan harus menjangkau seluruh daerah melalui sistem seleksi berjenjang dari sekolah hingga tingkat nasional. Penjaringan talenta dilakukan melalui pemberdayaan sekolah agar tidak ada murid yang tertinggal dalam akses maupun kesempatan untuk mengaktualisasikan potensinya.

“Arahan dari Pak Menteri, kami diingatkan bahwa prestasi ini harus bisa selaras menjalankan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Artinya, tidak ada yang tertinggal dalam kesempatan dan akses untuk bisa mengaktualisasikan talentanya,” ujar Irene.

Salah satu program yang terbukti bermanfaat untuk pengembangan talenta murid di wilayah Indonesia timur dan 3T. adalah Bina Talenta Indonesia. Bina Talenta Indonesia merupakan program pelatihan tentang STEM, Kecerdasan Artifisial, Koding dan Karakter. Ia menambahkan bahwa intervensi pengembangan talenta melalui Bina Talenta Indonesia menunjukkan dampak di wilayah 3T dan Indonesia Timur. “Di wilayah 3T dan Indonesia Timur, peningkatan literasi sainsnya lebih tinggi daripada peningkatan di wilayah di luar 3T,” ujarnya. Peningkatan literasi sains ini diidentifikasi melalui perbandingan sebelum peserta mengikuti Bina Talenta Indonesia dan setelah mengikuti program tersebut. Menurutnya, penguatan pada tahap pengembangan menjadi kunci agar talenta di daerah dapat tumbuh dan bersaing secara nasional.

Dalam paparannya, Irene juga menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Puspresnas akan menjalankan sejumlah program utama, meliputi penyelenggaraan ajang nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS); pengiriman talenta ke ajang internasional; program kurasi ajang dan sertifikat; Bina Talenta Indonesia; BOS Kinerja Prestasi; optimalisasi talent pool yaitu Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) serta Beasiswa Talenta Indonesia.*** (Penulis: Destya/Editor: Denty A., Seno H./Fotografer: Cepi)

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 176/sipers/A6/III/2026
Penulis: Destya
Editor: Denty Anugrahmawaty

Sumber Informasi

You May Also Like

Skip to content