Depok, Jawa Barat, 10 Februari 2026 – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui penerapan praktik ramah lingkungan dalam setiap kegiatan. Salah satunya diwujudkan dengan penyelenggaraan Konsolidasi Nasional 2026 yang berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik.

Hal tersebut disampaikan Menteri Mu’ti bahwa kegiatan rapat tidak lagi menyediakan minuman dalam kemasan plastik sekali pakai. “Seluruh peserta Konsolidasi Nasional 2026 menggunakan botol minum, sementara panitia menyiapkan dispenser air minum. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret mengurangi timbulan sampah plastik, khususnya dari botol minuman sekali pakai,” ujarnya dalam kegiatan Konsolidasi Nasional, di Kota Depok, Jawa Barat, Senin (9/2).
Kebijakan tersebut, menurut Mendikdasmen, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk mulai membangun budaya bersih, sadar lingkungan, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa perubahan budaya harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan kegiatan resmi. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai Gerakan Indonesia ASRI di sektor pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia unggul perlu dimulai dari pembiasaan hidup yang aman, sehat, bersih, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo.
“Kesehatan, baik fisik maupun mental merupakan pilar utama pembangunan manusia, karena tanpa kondisi yang sehat, capaian pendidikan tidak akan menghasilkan SDM yang tangguh,” ujar Pratikno.
Ia juga mendorong satuan pendidikan berperan aktif menanamkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan, seperti membiasakan peserta didik memilah sampah serta tidak menyisakan makanan. Menurutnya, langkah-langkah sederhana tersebut penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang resik dan indah, sekaligus menjadi bagian dari edukasi menghadapi perubahan iklim dan penguatan ketahanan pangan sejak usia dini.
Pada kegiatan Konsolidasi Nasional 2026 yang diselenggarakan di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, para peserta yang berasal dari berbagai daerah diberikan tumbler pada saat registrasi, selain itu pada kegiatan ini disediakan dispenser air minum di berbagai sudut ruangan, serta para peserta diimbau untuk selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.*** (Penulis: Rayhan/Editor: Denty A., Seno H.,/Dokumentasi: Tim BKHM)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 105/sipers/A6/II/2026
Penulis: Rayhan Parady
Editor: Denty Anugrahmawaty

